Tutup Pelatihan, Peserta Diminta Jadi Penerus dan Bagikan Ilmu

E
Eirene Sembor Sundoy
12 February 2024, 19:14 WIT
826 Kali Dibaca
BAGIKAN:
Buletin Siloam, Jayapura - Peserta yang mengikuti pelatihan jurnalistik Siloam Waena diharapkan bisa menjadi penerus dan membagikan ilmu kepada yang lain

Demikian disampaikan Pelaksana  Harian Majelis Jemaat ( PHMJ) Gereja Kristen Injili (GKI) Siloam Waena, Kota Jayapura, Papua yang disampaikan Sekretaris Jemaat, penatua Agustinus Numberi saat menutup pelatihan jurnalistik bagi pemuda Siloam Waena di Pantai Holtekamp, Jayapura, Sabtu (10/2/2024).

Agustinus Numberi mengatakan moment pelatihan ini sangat penting, karena semenjak Siloam didirikan sampai pada 2016 baru bisa mendapatkan akses internet.

"Dengan hadirnya internet, kami memanfaatkan untuk fasilitas ini di gunakan secara maksimal. Artinya kita punya banyak sumber daya, anak- anak muda punya potensi yang banyak tapi kita belum memanfaatkannya dengan baik,”kata Agustinus.

Menurut dia, multimedia hadir dan juga merupakan bagian penting untuk membantu mewartakan injil kebenaran kristus dalam pelayanan.

"Dengan berjalannya waktu, kita hadirkan website Siloam tahun 2018, tapi belum maksimal. Website rumahnya sudah ada, tetapi tidak ada orang bisa mengatur, mengelolanya," ujarnya.

"Waktu berjalan, covid hadir dan kita mulai mundur,  tetapi kakak Stepanus Sremere hadir dengan ide cemerlang dengan memprakarsai pelatihan jurnalis untuk mengisi konten-konten dalam buletin siloam,"katanya.

Sinode juga menginformasikan semua harus terpusat, databasenya, sehingga pihaknya memanfaatkan yang ada, bangun sendiri.

"Saudara-saudara yang terpanggil untuk belajar dari kakak-kakak yang luar biasa, yang Tuhan sudah pakai menjadi berkat bagi kita dalam menopang pelayanan,"ujarnya.

Dari 20 orang yang mendaftar, tetapi yang setia sampai akhir pelatihan hanya 12 orang.

“Ada 12 murid Yesus mereka tidak sekolah tinggi, sarjana, profesor, mereka hanyalah orang-orang biasa, tetapi Tuhan pakai dengan luar biasa,"katanya.

Saudara-saudara juga adalah orang-orang hebat yang Tuhan mau pakai untuk membawa kebenaran firman Tuhan.

“Jangan ragu bahwa saudara itu diutus untuk menjadi pewarta kebenaran Tuhan, belajar dari kakak-kakak apa yang sudah di berikan,"ujarnya.

"Walau hanya dua minggu, tetapi menjadikan itu sebagai modal untuk saudara kembangkan di dalam pelayanan,"katanya.

Lanjut dia, pihaknya tidak memberikan sesuatu apapun dalam menopang kegiatan ini.

"Tetapi kami akan memberikan sedikit berkat untuk menganti biaya yang selama ini dikeluarkan untuk menopang jalannya pelatihan ini,"ujarnya.

Menurut dia, ia sudah menyampaikan hal itu ke pendeta dan kedepan akan dimasukan dalam sidang jemaat.

"Pesan ibu pendeta, tidak hanya sampai disini tetapi kedepannya, kita akan masukan kedalam hasil sidang Jemaat,"katanya.

Saudara-saudara yang mengikuti kegiatan hari ini bisa menjadi menjadi penerus dan membagikan ilmu kepada yang lain.

"Kita tetap menjadikan kakak-kakak jurnalis sebagai guru bagi kita. Jadi, kita bukan hanya datang beribadah, tetapi ada kegiatan lain digereja,"ujarnya.

"Kita bisa memfasilitasinya lewat talenta yang kita miliki untuk di sampaikan kepada Jemaat,"katanya.

Agustinus berterima kasih kepada para pemateri, motivator yang telah memberikan waktu, tenaga, berikan motivasi, Tuhan yang mempunyai pekerjaan ini.

Lanjut dia, yang melihat jeri lelah saudara dan akan membalas kebaikan saudara,
doa kami di berkati bersama keluarga.

"Buat adik-adik semangat, kalau saya dengar banyak tulisan yang bikin emosi, tapi saya yakin kedepannya banyak tulisan yang lebih baik lagi,"ujarnya.

Dengan mengucap syukur kepada Tuhan yang maha kuasa atas nama pelaksana Harian Majelis Jemaat GKI Siloam, Waena.

"Saya menutup kegiatan pelatihan Jurnalistik Buletin Jemaat GKI Siloam Waena secara resmi,"tambah Agustinus mengakhiri sambutan.

Editor : Musa Abubar
TAGS: #PSDMKP #GkiSiloamWaena
Cari Warta Lain
Artikel Terkait
Pelayanan Digital

Terus bertumbuh dalam iman melalui konten digital eSiloam.