Lalu, melihat dan memperbaiki diri sendiri, sebelum menegur dan memperbaiki kehidupan sesama dengan tuntunan kuasa Roh Kudus. Betty menyampaikan hal itu dalam khotbahnya saat memimpin ibadah Kunci Bulan, Rabu (31/1/2024) di GKI Kanaan Abepura.
Pembacaan Alkitab terambil dalam Yudas 1: 17-23 dengan perikop “Nasihat-Nasihat untuk Meneguhkan Iman."
Sebelum memulai khotbah, Betty menayangkan video singkat berdurasi selama 13 menit, lalu mengajak jemaat menyimak bersama tentang kehidupan sehari-hari dalam ilustrasi Firman Tuhan yang dibaca. Dalam video tersebut hanya terlihat gambar tanpa penjelasan yang menerangkan bagaimana ilustrasinya.
“Kita bisa berkaca melalui video tadi, kenapa videonya tidak diikuti dengan penjelasan ya? Hal tersebut dikarenakan agar saya, Bapak, Ibu, kita semua menyimak dan melihat gambaran kita sebagai manusia ada dimana dan seperti apa dalam kehidupan sehari-hari,"kata Betty dalam khotbahnya.
Melaui video yang ditayangkan, terlihat dengan jelas sudut pandang dari tema yang diberikan Betty untuk jemaat GKI Kanaan dalam Ibadah Kunci Bulan. Betty mengatakan bahwa dalam pembacaan, Yudas menekankan kepada setiap orang percaya agar terus mengingat bukan saja ajaran tetapi kata-kata Rasul dalam Alkitab.
“Ini buku suci kita orang Kristen, mau cari kemana-mana semua dilengkapi dari Kejadian sampai Wahyu. Orang Kristen tinggal lihat di situ saja, segala kehidupan sampai mengatur rumah tangga, dan segala macamnya ada pada kebenaran Firman-Nya,"ujarnya.
Dalam khotbahnya, Betty menyebut terdapat beberapa aspek penting dalam kehidupan sehari-hari. Aspek-aspek tersebut yaitu membangun diri sendiri dan memelihara iman.
“Kita diajar melalui Yudas agar selalu diingatkan terus, bilamana kalau dikasih nasehat, kita harus wajib mendengar. Yudas menekankan kepada orang percaya agar sesibuk-sibuknya kita, berikan waktu kita untuk membaca dan merenungkan Firman Tuhan. Kita harus menyediakan beberapa bacaan-bacaan Firman Tuhan secara pribadi, menaikkan doa-doa untuk memulai segala aktifitas,"katanya.
“Dimulai dari saya dulu, baru saya tularkan ke orang lain. Jangan mau membantu orang lain tapi macam hati masih berat, tidak ada kasih, bicara sana sini, lebih baik stop daripada tidak jadi berkat untuk orang itu,” sambung Betty.
Memasuki Bulan Febuari, Betty mengajak jemaat untuk tidak hidup berdasarkan kepentingan pribadi, tetapi bagaimana agar selalu ingat untuk membaca dan merenungkan Firman Tuhan.
“Masuk bulan Febuari ini kita sudah masuk bulan politik. Jangan sampai gara-gara kepentingan politik buat kita di jemaat Kanaan baku tidak senang. Jangan karena kepentingan pribadi, buat kita yang biasa pelayanan jadi sudah malas-malas pergi ibadah,"ujarnya.
"Tetapi kita diingatkan kembali untuk selalu hidup dalam kebenaran Firman Tuhan, hidup dalam tuntunan kuasa Roh Kudus. Tanya sama Tuhan, berdoa sama Dia, supaya ke depannya saya harus apa, harus bagaimana biar tidak salah langkah,"tambah Betty mengakhiri khotbahnya.
Editor : Musa Abubar