Jemaat GKI Siloam Waena Rayakan HUT ke 28 Tahun

S
Stepanus Sremere
06 December 2024, 11:56 WIT
426 Kali Dibaca
BAGIKAN:
Buletin Siloam, Jayapura – Merefleksikan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28, Jemaat GKI Siloam Waena, Klasis Sentani, merayakannya dengan ibadah syukur yang dipimpin oleh Ketua Jemaat Pendeta Alfonsina Maria Kabes, S.Si, dihadiri oleh warga jemaat GKI Siloam Waena, pada Kamis (5/12/2024).
 
Momentum perayaan HUT Jemaat 28 tahun tepat pada tanggal 5 Desember 1996 – 5 Desember 2024 ini sekaligus menjadikan jemaat GKI Siloam Waena lebih mandiri dan dewasa dalam iman sebagaimana Tema yang diusung yakni “Kasih Kristus Menggerakkan Kemandirian Gereja, mewujudkan keadilan, perdamaian dan kesejahteraan dan Sub Tema melalui perayaan HUT Jemaat yang ke 28 GKI Siloam Waena Tahun 2024 kita eratkan persekutuan, kesaksian dan pelayanan.
 
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Sekretaris Jemaat Pnt. Hendrie J. Watung mewakili Pelaksana Harian Majelis Jemaat melalui sambutannya mengatakan, Keadilan harus ditegakkan di dalam jemaat, tidak ada perbedaan antara Jemaat yang ada di rayon 1 hingga rayon 7, ketika Majelis melakukan pelayanan di satu keluarga, juga harus dilakukan di keluarga yang lain.
 
Menurutnya, Perdamaian itu ada ketika satu keluarga hidup dalam saling mencintai, perdamaian muncul di dalam persekutuan yang dimulai dari keluarga masing-masing hingga dalam persekutuan berjemaat.
 
Lanjut Ia, Kesejahteraan perlu ditingkatkan dan ada kesamaan dalam pelayanan, teristimewa pelayanan dalam Diakonia, tidak ada perbedaan atau membedakan satu dengan yang lain.
 
“Semua ini akan terwujud ketika kita meningkatkan persekutuan, kesaksian dan pelayanan dalam jemaat, sebagaimana sub tema HUT Jemaat kita,” katanya.
 
Jemaat Siloam Waena dari 0 tahun hingga usia ke 28 ini tidak mudah perjalanan pelayanan jemaat, pelayanan usia 28 tahun ini sudah sangat dewasa, kalau dihitung usia manusia.
 
Ia mengatakan, ada berbagai persoalan, tantangan yang dihadapi namun karena Tuhan kepala Gereja kita, jemaat bisa memasuki usia ke 28 dan pelayan sudah berkembang serta gedung Gereja sudah megah dibangun, dilengkapi fasilitas yang digunakan saat ini.
 
“Pelayanan tidak muda, kalau kita serius untuk pelayanan, iblis juga serius mempengaruhi pelayanan itu, tapi Tuhan tidak pernah meninggalkan kita, oleh sebabnya keyakinan iman kepada Tuhan harus kuat,”ucapnya. 
 
Lebih lanjut Ia mengatakan, Jemaat mengingatkan majelis ketika melakukan kesalahan, karena jemaat yang memilih majelis, sebaliknya jemaat harus menghargai majelis yang dipilihnya di rayon masing-masing, ketika ini terjadi maka ada keseimbangan dalam pelayanan.
 
“Bukan berarti majelis mempunyai kekuasaan dalam mengatur pelayanan secara keseluruhan, namun jemaat juga berhak mengingatkan majelis ketika ada salah. Pelayanan membutuhkan koreksi sehingga pelayanan akan maju,” tutupnya.
 
Diketahuinya panitia pelaksanaan hari ulang tahun ke 28 Jemaat GKI Siloam Waena adalah Jemaat Rayon 4.
TAGS: #P2J #GkiSiloamWaena