Sandra menyampaikan nasehat itu dalam khotbahnya pada ibadah keluarga rayon 5 yang berlangsung di Waena, Abepura, Kota Jayapura, Jumat, 2 Februari 2024.
Firman Tuhan yang disampaikan diambil dari kitab Kejadian pasal 16 ayat yang ke 1 - 16. Berfokus pada pembahasan tentang rumah tangga.
Diawal khotbah, Sandra menyampaikan sebuah filosofi tentang rumah tangga. Rumah dimaksudkan sebagai tempat untuk berteduh dan beristirahat, sedangkan tangga dilambangkan sebagai sebuah kedudukan dan proses.
Sandra menyampaikan ada 3 nasehat yang diberikan dalam firman ini. Yang pertama jangan meninggalkan persekutuan dalam kondisi apapun tetap andalkan Tuhan dalam hidupmu.
"Manusia memiliki keterbatasan namun Tuhan kita tidak terbatas,"kata Sandra Mandey.
Lalu yang kedua percayalah kepada Tuhan kadang janji Tuhan tidak masuk akal bagi manusia, namun pada firman hari ini kita bisa belajar dari Abraham dan Sarai. Saat Tuhan menjanjikan akan memberikan keturunan, mereka tertawa dan ragu. Tetapi Tuhan menggenapi janji Itu.
"Dan yang ketiga yakinlah bahwa Allah melihat, kita belajar dari Hagar yang merupakan seorang Mesir. Dia yang tidak percaya kepada Tuhan namun pada ayat ke 13, Hagar memberikan nama kepada Tuhan yaitu El-Roi,"ujarnya.
"Bersama dengan Tuhan saja kita masih mendapatkan masalah, apalagi jauh dari Tuhan. Ia tidak menjanjikan hidup yang bebas dari masalah. Tetapi Dia berjanji akan selalu menyertai. Amin,"tambah Sandra.
Editor : Musa Abubar