Eka Lubis menyampaikan hal itu dalam ibadah Sekolah Minggu (kelas anak), Minggu, 11 Februari 2024.
Pembacaan Firman Tuhan di 2 Raja-raja 2 : 6b dan 12 dengan tema : "berpisah bukanlah akhir dari segalahnya."
Eka menjelaskan murid Elia yang sangat setia. Ke mana pun Nabi Elia pergi, Elisa terus mengikuti layaknya seorang abdi.
“Kualitas kemuridan Elisa pun tampak dari seluruh hidupnya yang dibaktikan kepada gurunya, hingga menjelang saatnya Tuhan menaikkan Elia ke surga, Elisa terus turut serta,"kata Eka.
Setiap kali Nabi Elia mengingatkan supaya tidak lagi mengikuti perjalanannya, secara konsisten Elisa menyita "demi TUHAN yang hidup dan demi hidupmu sendiri sesungguhnya aku tidak akan meninggalkan engkau."
Kesetiaan Elisa dalam mengikut gurunya akhirnya berakhir, karena tiba waktunya ia berpisah dengan gurunya, dan melihat sang guru terangkat ke surga.
Hingga pada ayat 12 ketika Elisa melihat itu, maka berteriaklah ia: “Bapaku, bapaku! kereta israel dan orang -orangnya yang berkuda!”
Kemudian tidak dilihatnya lagi, kata dia, lalu direnggutkannya pakaiannya dan dikoyakannya menjadi dua koyakan.
Pada ayat yang ke 6b dan 12 mau bilang bahwa, sebuah perpisahan itu bukanlah sesuatu yang harus kita sesali dan kecewakan.
Cerita Nabi Elia dan Nabi Elisa, yang setelah nabi elia terangkat ke Sorga, nabi elisa sangat sedih
Namun, kata dia, Elisa tetap melanjutkan hidupnya karena percaya ada pekerjaan yang lebih besar yang harus dilakukan olehnya.
Tetapi pada ayat ini mau menerangkan bahwa ada maksud dan rencana Tuhan yang indah untuk kita semua
“Video yang tadi di tonton oleh adik-adik menceritakan tentang sebuah keluarga yang dimana mereka ditingalkan salah satu anggota keluargnya yaitu mamanya,”ujar Eka.
Lanjut dia, saat mamanya pergi untuk selama-lamanya (meningal), seluruh anggota keluarga bersedih,kecewa dan marah.
Tetapi pada akhirnya mereka sadar bahwa ada rencana rencana yang Tuhan sudah siapkan bagi mereka
Sampai akhirnya mereka pun menerima bahwa kepergian seseorang merupakan bagian dari proses Tuhan yang tidak harus di sesali.
Tetapi harus diingat bahwa ada rencana Tuhan yang indah untuk keluarga tersebut
“Dari pembacaan ini juga kita mau belajar bahwa dari setiap kekecewaan yang kita terima, ada aksud dan cara Tuhan yang indah”, kata Eka.
“Jadi kita tidak perlu bersedih lama-lama kerena perpisahan bukanlah akhir dari segalahnya," tambah Eka engakhiri ceritanya.
Editor : Musa Abubar